Kalau dari sisi potensi, Kanaya ada kemajuan, lebih pintar, cekatan, lebih kritis dan imajinatif. Tapi, semenjak dia sekolah ini, dia jadi punya pola pikir seperti anak di atas usianya. Kalau saya atau anggota keluarga lain salah, dia selalu ingetin…tidak boleh ini, tidak boleh itu. Kata ibu guru, “aku kaya gitu nga boleh.” begitu jawabnya.